Catat! Batas Aman DEET & Rekomendasi Anti-Nyamuk Terbaik

Ditulis oleh: Anna Fatinasari
Ditinjau oleh: apt. Herlita Septiacha, S.Farm

Gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman, tetapi juga bisa meningkatkan risiko penyakit seperti demam berdarah, malaria, hingga chikungunya. Oleh karena itu, penggunaan produk anti nyamuk bisa menjadi salah satu cara praktis untuk membantu melindungi kulit dari gigitan nyamuk.

Umumnya, salah satu bahan aktif yang cukup sering ditemukan dalam produk anti nyamuk adalah DEET. DEET atau N,N-diethyl-meta-toluamide bekerja dengan membuat nyamuk lebih sulit mendeteksi keberadaan manusia, sehingga risiko gigitan dapat berkurang. Berbeda dengan obat nyamuk, DEET dirancang diaplikasikan langsung pada kulit agar mencegah gigitan, bukan secara langsung membunuhnya.

DEET banyak ditemukan dalam bentuk lotion, spray, roll-on, hingga tisu sekali pakai dengan konsentrasi yang berbeda-beda, mulai dari kadar rendah hingga tinggi. Perbedaan kadar ini umumnya memengaruhi lama perlindungan, tapi bukan berarti lebih “ampuh” mengusir nyamuk.

Contoh durasi perlindungan dapat dilihat dari beberapa produk ini:

AUTAN ANTI NYAMUK WANGI JERUK DAN LEMON Johnson Home LOTION

Memberikan perlindungan efektif dari nyamuk hingga 8 jam dengan wangi menyegarkan dari ekstrak jeruk dan lemon. Autan anti-nyamuk ini mengandung DEET sebesar 12,5%.

SOFFELL 13 LT PENOLAK NYAMUK LOTION WANGI BUNGA GERANIUM

Soffel 13 LT (Long Lasting) mengandung DEET sebesar 13% dengan wangi bunga geranium yang tidak disukai nyamuk ini membeikan perlindungan dari gigitan nyamuk hingga 8 jam. 

CALADINE MOSQUITO REPELLENT Galenium 

Nah, uniknya Caladine Mosquito Repellent ini tidak mengandung DEET sama sekali. Tapi sebagai gantinya, produk ini mengandung bahan aktif Pikaridin sebesar 10% yang terbukti aman dan efektif melindungi kulit 8 jam dari berbagai risiko penyakit akibat gigitan nyamuk seperti Demam Berdarah, Malaria, dan Kaki Gajah.

Lalu, berapa kadar DEET yang ideal dan aman?

Secara umum, lembaga kesehatan internasional seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Environmental Protection Agency (EPA) menyatakan bahwa kandungan DEET yang aman untuk orang dewasa dan anak-anak di atas usia 2 bulan adalah berkisar antara 10% hingga 30%.

Untuk menghindari efek samping, catat beberapa hal ini ya : 

  • Bayi di bawah usia 2 bulan sangat tidak direkomendasikan menggunakan produk berbahan DEET. Untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk, sebaiknya gunakan kelambu atau kenakan pakaian longgar yang menutupi lengan dan kaki.
  • Anak-anak usia 2 bulan ke atas menggunakan produk dengan kadar DEET maksimal 30% dan jangan biarkan anak-anak mengaplikasikannya sendiri. Orang dewasa harus membantu menuangkan lotion tersebut.
  • Ibu hamil dan menyusui aman menggunakan kadar DEET hingga 30%, tapi tetap mengikuti petunjuk pada kemasan ya.
  • Gunakan produk DEET hanya pada kulit terbuka, jangan berlebihan dan hindari area sensitif. Sedangkan pada bayi jangan dioleskan langsung pada tangan, mata, mulut, luka atau kulit yang sedang iritasi.

SwipeRx Belanja menyediakan beberapa produk lotion anti-nyamuk yang bisa kamu sediakan di apotekmu! Pastikan apotekmu memiliki rekomendasi produk perlindungan dari gigitan nyamuk dengan kadar DEET yang tepat di SwipeRx Belanja. Download aplikasinya sekarang dan temukan promo menarik di Google Play Store atau App Store langsung dari handphone kamu!

Referensi:

  • American Academy of Pediatrics. (2023). Selecting and using insect repellents for children. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-play/Pages/Insect-Repellents.aspx
  • Centers for Disease Control and Prevention. (2023, May 22). Prevent mosquito bites. https://www.cdc.gov/mosquitoes/prevention/
  • Environmental Protection Agency. (2022, November 7). DEET. https://www.epa.gov/insect-repellents/deet